Anak Dianiaya Orang Lain, Kenali Tanda-tanda Penganiayaan Anak!

Saat anak dipercayakan kepada orang lain, baik kepada pengasuh, tempat penitipan anak, perlu diwaspadai tanda-tanda penganiayaan anak, agar anak dapat terlindungi.

Anak Dianiaya Orang Lain, Kenali Tanda-tanda Penganiayaan Anak!
Ilustrasi penganiayaan anak (Sumber: Freepik.com)

Penasihathukum.com - Dewasa ini, pengaiayaan anak tidak hanya terjadi di luar rumah saja, bahkan orang yang paling dipercaya sekalipun bisa melakukan penganiayaan. Namun, hal ini terkadang luput dari perhatian orang tua karena anak diam dan tidak mau bercerita. Seperti apa tanda-tanda penganiayaan anak.

Penting bagi orang tua untuk mengetahui tanda-tanda penganiayaan anak agar tidak berpotensi mengancam keselamatan dan kesehatan mental anak. Terlebih bagi orang tua yang menitipkan anaknya di penyedia penitipan anak maupun pengasuh anak.

Berikut ini, Penasihathukum.com mengulas tentang tanda-tanda penganiayaan anak. Diharapkan artikel ini dapat membantu mencari tindakan yang tepat dan langkah-langkah baik untuk melindungi anak dari bahaya.

Tanda-tanda Umum

Penganiayaan terhadap anak memiliki tanda-tanda umum, seperti memar, luka akar, hingga cedera serupa yang sulit dijelaskan.

Tanda-tanda penganiayaan juga meliputi hal berikut ini.

  1. Tangan atau wajah kotor
  2. Peningkatan nafsu makan ketika di rumah.
  3. Peningkatan rasa haus ketika di rumah.
  4. Terdapat ruam atau tanda-tanda reaksi alergi.
  5. Memar, luka parut.
  6. Patah tulang.
  7. Kelumpuhan.
  8. Tanda-tanda penarikan yang tidak biasa.
  9. Popok yang tidak diganti.
  10. Perubahan suasana hati.
  11. Perasaan cemas atau takut.
  12. Kencing di tempat tidur.
  13. Sakit saat duduk.
  14. Terpengaruh oleh obat atau mabuk.
  15. Masalah atau komplikasi kencing.
  16. Perilaku menyakiti diri sendiri.
  17. Pendarahan genital.
  18. Pakaian yang robek.
  19. Tidak dapat tidur.
  20. Ketakutan malam.
  21. Kesulitan berkonsentrasi.
  22. Terkejut dalam menanggapi suara keras.
  23. Muncul perilaku kekerasan.
  24. Rasa malu meningkat.
  25. Distres emosional.
  26. Gangguan stres pasca trauma.
  27. Tertarik pada masalah seksual.
  28. Depresi.
  29. Kecemasan.
  30. Kontak mata kurang dari biasanya.

Mengidentifikasi pelecehan seksual dari pengasuh maupun dari penitipan anak bisa jadi bukan hal yang mudah, karena penganiayaan terjadi saat orang tua tidak ada di sana.

Kendati demikian, terdapat tanda-tanda dan perilaku yang harus dipahami oleh orang tua. Ketika anak mulai berbicara tentang orang dewasa lain dengan cara yang tidak diminta atau tidak pantas, merasa takut berada di sekitar pengasuh, atau mengalami perubahan suasana hati yang drastis saat pergi ke penitipan anak, bisa jadi hal-hal tersebut merupakan tanda-tanda adanya penganiayaan.

Konsultasikan masalah hukum Anda dengan advokat terpercaya dari Penasihathukum.com, melalui WhatsApp +6281568484819 atau email penasihat99@gmail.com.