Memahami Istilah Hukum, Apa yang Dimaksud Plea Bargaining?

Apa yang dimaksud dengan plea bargaining, yaitu suatu proses dalam sistem peradilan pidana di mana seorang terdakwa setuju untuk mengaku bersalah atas satu atau beberapa dakwaan yang diajukan oleh jaksa penuntut umum.

Memahami Istilah Hukum, Apa yang Dimaksud Plea Bargaining?
Ilustrasi sidang pengadilan (Sumber: Freepik.com)

Penasihathukum.com - Dalam dunia hukum ada banyak istilah yang mungkin asing di telinga masyarakat awam, seperti plea bargaining. Istilah ini kerap muncul dalam kasus-kasus kriminal, lantas apa yang dimaksud plea bargaining?

Sebelum memahami apa yang dimaksud plea bargaining, harus diketahui jika plea bargaining memiliki tujuan yaitu mencari kesepakatan antara jaksa penuntut umum dan terdakwa.

Dalam artikel ini, Penasihathukum. com akan mengulas dan menjelaskan terkait apa yang dimaksud plea bargaining dalam sistem peradilan pidana. Simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Plea Bargaining

Plea bargaining adalah suatu proses dalam sistem peradilan pidana di mana seorang terdakwa setuju untuk mengaku bersalah atas satu atau beberapa dakwaan yang diajukan oleh jaksa penuntut umum. 

Dalam pertukaran ini, terdakwa biasanya mendapatkan keuntungan seperti pengurangan hukuman atau pengurangan jumlah dakwaan. Plea bargaining bertujuan untuk mencapai kesepakatan antara terdakwa dan jaksa tanpa harus melalui persidangan yang panjang dan rumit.

Plea bargaining menawarkan beberapa manfaat, baik bagi terdakwa maupun sistem peradilan pidana, Pproses ini menghemat waktu dan biaya karena mengurangi jumlah persidangan yang harus dijalani.

Selain itu, terdakwa dapat menerima hukuman yang lebih ringan dibandingkan jika mereka menjalani persidangan penuh. Plea bargaining juga memberikan kepastian hukum lebih cepat bagi semua pihak yang terlibat.

Jenis-jenis Plea Bargaining

Ada beberapa jenis plea bargaining yang biasa dilakukan, di antaranya:

Charge Bargaining

Terdakwa setuju untuk mengaku bersalah atas dakwaan yang lebih ringan dari dakwaan awal. Contohnya, dakwaan pembunuhan berencana dapat dikurangi menjadi dakwaan pembunuhan tingkat rendah.

Sentence Bargaining

Terdakwa mengaku bersalah dan jaksa penuntut umum memberikan jaminan bahwa hukuman yang dijatuhkan akan lebih ringan.

Fact Bargaining

Terdakwa setuju untuk mengakui fakta-fakta tertentu atau memberikan informasi penting sebagai imbalan atas pengurangan dakwaan atau hukuman.

Sentence Recommendation Bargaining

Jaksa penuntut umum memberikan rekomendasi kepada hakim tentang hukuman yang diinginkan jika terdakwa mengaku bersalah.

Keuntungan dan Kritik terhadap Plea Bargaining 

Ada beberapa keuntungan dari plea bargaining seperti mengurangi jumlah kasus yang harus disidangkan, sehingga mengurangi beban kerja pengadilan, menghindari risiko hukuman yang lebih berat jika terdakwa dinyatakan bersalah dalam persidangan penuh, serta memberikan kepastian hukum lebih cepat bagi terdakwa dan pihak yang terlibat.

Sementara itu, plea bargaining juga menimbulkan kritik, karena terdapat kekhawatiran bahwa terdakwa yang sebenarnya tidak bersalah dapat terpaksa mengaku bersalah karena tekanan atau untuk menghindari risiko hukuman yang lebih berat.

Selain itu, plea bargaining dapat menyebabkan perbedaan hukuman antara terdakwa yang mengaku bersalah dan yang memilih untuk melalui persidangan penuh.

Secara keseluruhan, plea bargaining adalah alat yang penting dalam sistem peradilan pidana untuk mencapai efisiensi dan kepastian hukum, meskipun tetap harus diimbangi dengan perlindungan hak-hak terdakwa.